July 29, 2016

Apakah ada Hidup Tak Adil?

Hidup itu terdiri dari keadilan-keadilan yang saling menyisip dari waktu ke waktu. Karma, yinyang, kejahatan dan kebaikan, kewajiban dan hak, reinkarnasi, bahkan timbangan adalah contoh keadilan yang bersemi dalam kehidupan kita. Seperti ketika kamu telat masuk kantor dan mendapati resiko bahwa kamu harus terlambat pula ketika pulang.

Pertentangan-pertentangan yang ada dalam proses hidup kita itulah keadilan. Maka tak heran ada peribahasa yang mengatakan, apa yang kamu tanam itu yang akan kamu tuai. Keadilan adalah sebab akibat.


*

Apakah ada hidup yang tak adil?


Aku terdiam sejenak.


Ya. Sudah 5 menit.


Aku masih berpikir.

Ada sebab ada akibat. Ada akibat dari sebuah sebab.

Adakah akibat yang kita peroleh tanpa sebab? seperti ketika tanpa sebab apapun pacar yang kita cintai seutuhnya, sedalam-dalamnya, malah memilih untuk meninggalkan kita demi lelaki/perempuan lain yang tak pernah dinyana sebelumnya ?

Akibat mungkin bisa datang duluan. Sebab datang belakangan. Atau... mungkinkah akibat itu sebuah sebab? karena menurut logika bahasa, akibat hanya bisa diciptakan dari sebab, seperti cinta yang tumbuh akibat alah bisa karena biasa? biasa makan siang bareng, biasa curhat-curhatan, biasa pergi bareng...

Dua mempelai ini, sebab-akibat adalah satu, keadilan.

Habis gelap terbitlah terang. Lalu, apakah ada hidup yang tak adil?
Menurutku tidak.

*

No comments :

Post a Comment

Followers