August 07, 2014

girls matter part 1

And it's no fun when i'm freakin out
And it's no fun when i'm always down
And it's no fun what i'm putting inside of me is making crazier

….

And it's no fun when i'm staying up late
And it's no fun when you're breaking the date

….

And it's no fun when i'm always alone
And it's no fun when i'm always at home
And it's no fun when you sitting without me, always sitting without me



Adalah cuplikan lirik lagu dari duo asal California, Amerika Serikat. Terdiri dari seorang cewek bernama Bethany Consentino dan seorang mas muka oriental tubuh sental bernama Bobb Bruno yang oleh wikipedia disebut sebagai multi -instrumentalist. Kalau dilihat dari daftar lagunya di situs penyuplai lirik lagu langganan saya (biasa mbak mas, saya hobi karaokean), azlyric.com (setelah ini saya sebut AZ Lyrics), band ini masih muda. Baru tahun 2010 mereka rilis single pertamanya, Crazy for You. Setelah itu, Best Coast menelurkan albumnya dengan titel sama di tahun 2010 (yang belum saya dengarkan), disusul album kedua, bertitel “The Only Place” dirilis tahun 2012 lalu. Terakhir, menurut AZ Lyrics (karena website resmi Bestcoast tiba-tiba susah dibuka pakai koneksi internet kantor), di tahun 2013 Best Coast sempat merilis EP nya bertajuk “Fade Away”.

Cukup soal Best Coastnya. Karena saya bukan mau cerita Best Coast tapi it's all about girl's matters. Hehehe. Jadi, I really am fucking excited ketemu band Best Coast. Alasannya, simpel. Lagunya c e w e k b a n g e t . tapi itu menurut subjektifitas saya sebagai penikmat musik yang picisan lho ya. Kalau Anda sekalian suka musik surf pop era 1960an, this is it! Reinkarnasinya. Lalu, hal lain, liriknya juga c e w e k b a n g e t . Rasanya langsung pengen temenan banget sama duo ini lebay mode on.

Hari ini, seorang teman sekantor saya ada yang mengeluh, partnernya, kalau bisa dibilang demikian, tiba-tiba dingin dan cuek sama dia. Padahal, “gue kan abis jatoh dari motor Dis, at least, kasih gue sedikit perhatian dong, minimal nanya gitu kek!”, begitu katanya. Saya kemudian, manggut-manggut. Pertanda setuju bahwa cewek adalah mau tidak mau harus diterima apapun yang terjadi sebagai makhluk paling penuntut di dunia. Maka tak heran jika Natalia Poklonskaya kariernya bisa melejit sebagai Jaksa Agung di negara Rusia. Karena, cewek, memiliki bakat alami sebagai makhluk penuntut. Dan cowok, sorry to say, harus bisa menerima itu.

Adalah saya mengakui, cewek adalah makhluk yang senang diperhatikan, merasa diprioritaskan, dan sangat senang berdialog. Sementara, kebanyakan cowok yang saya temui melalui curhatan temen-temen cewek saya biasanya lebih introvert dan simpel. Ini menjadi masalah besar.

Sebabnya, tentu jelas. Dialog sangat mungkin menjadi monolog. Walaupun jelas ada lawan bicara, tapi apa gunanya jika lawan bicara berubah wujud menjadi tembok. Ya, jadinya, ngomong sama tembok.

Korelasinya dengan Best Coast adalah, lirik yang saya cuplik di atas adalah kenyataan pada banyak hubungan di dunia. Banyak perempuan yang pada akhirnya tetap “no fun” dalam hubungannya sebab sang partner berubah wujud menjadi tembok. Senang kan rasanya kalau ada yang bisa mengerti kita. Best Coast melalui liriknya seakan membuat saya merasa dimengerti dan merasa enggak sendirian.


Followers