June 24, 2013

Paved Paradise With a Parking Lot

They took all the trees and put them in a tree museum. 
And they charged all the people 
A dollar and a half just to see 'em. 
Don't it always seem to go
That you don't know what you've got till it's gone? 
They paved paradise and put up a parking lot.


***

empat orang berjalan riang. sebuah taman raksasa tengah kota terbentang di depan mereka. penuh dengan berbagai rupa tanaman raksasa yang menjulang membentuk tenda-tenda alam. 
"Waaaa....Kebun Rayaaaa!!!" kata salah seorang perempuan diantara mereka girang. Dia bernama Miwa (bukan nama sebenarnya). Miwa sejak kecil tinggal di sebuah komplek di pinggir kota besar Jakarta. Dia kerap kali mengklaim sebagai anak komplek yang jarang main layaknya acara Bolang. Tak main di sawah apalagi di hutan.
Miwa senang sekali bisa ke Kebun Raya. disana banyak sekali tanaman besar. udaranya pun segar. tak ada yang tak suka dengan udara yang segar dan merasa dekat dengan alam. apalagi Kebun Raya bisa ditempuh dengan Kereta Commuter dari rumahnya dengan menghabiskan waktu sekitar satu jam saja.
Miwa tentu begitu senang karena itu kunjungan pertamanya. Kebun Raya nampak sangat ramah menyambutnya dengan rimbunan daun dan ranting dari pepohonan tua. bersama ketiga temannya, Miwa telah bersiap melakukan kunjungannya pada sebuah taman museum pepohonan yang untuk memasukinya mereka harus membayar di loket sejumlah 14.000 rupiah. (like a dollar and a half__ just to see'em).

***

hari itu adalah hari piknik sedunia. setiap orang berbondong ke stasiun kereta dan menyiapkan perbekalannya.

No comments :

Post a Comment

Followers