July 14, 2011

LIBURAN BERHATI NYAMAN

okay! welcome to summer holiday everybody! and welcome to tonglo area for soo looonnggg time :)) jadi sesungguhnya saya tidak mengerti kenapa pada siang hari yang selooo ini saya ingin membuat sebuah post di blog. tetapi mungkin untuk intermezo dan sekadar apdet, saya baru saja mengalami musibah,yaitu kehilangan dompet beserta berbagai surat berharga yang ada di dalamnya. kejadian itu terjadi sekitar 1 minggu yang lalu. ini menjadi alasan saya merasa menjadi orang normal yang juga mengalami hal-hal normal karena daridulu saya tidak pernah mengalami kehilangan hal-hal dan barang-barang berharga. ini adalah kali pertama.


dulu, ketika saya masih eksis dan merasa abnormal, saya sering mendapati teman-teman saya pada kehilangan barang. entah dompet, laptop, hape, bahkan pacar. itu seperti kejadian yang tidak awam bagi saya. namun begitu berjarak dengan saya. sebab saya selalu berpikir karena hal itu tidak mungkin terjadi kepada saya. seseorang yang miskin, tidak memiliki gadget yang canggih, dengan uang saku yang sangat pas-pasan. juga bukan orang yang menarik bagi maling. saya selalu percaya bahwa sangat banyak orang baik di dunia ini. dengan kata lain, saya tidak pernah menaruh kecurigaan apapun pada orang asing. dan yah, saya orang antisosial yang sangat introvert dan senang mengucilkan diri. siapa juga yang bisa dengan mudah mengetahui latar belakang saya. yah, bisa dikata saat itu saya menganggap bahwa saya orang antisosial tidak menarik yang miskin.


mungkin juga bisa dikatakan saya adalah orang yang lugu. dalam artian saya tidak pernah bisa memberi jarak pada orang asing yang baru saya temui. tapi sangat sulit bagi saya untuk membangun hubungan pertemanan yang lebih permanen dengan mereka. maka sangat logis menurut pemikiran saya bahwa saya bukan sasaran empuk untuk dijadikan target pencurian.


pada kenyataannya, dompet saya yang raib pun hilang tanpa sebab. walaupun saya berpikir berkali-kali, tidak ada alasan atau sejarah selama perjalanan hari itu yang bisa mendukung terjadinya kehilangan dompet itu. saya hanya bisa berpikir, mungkin ini nasib. biar saya juga merasakan apa yang dirasakan oleh teman-teman saya dulu. kehilangan barang berharga.


ternyata rasanya menyakitkan dan menyesakkan pemirsa. karena dompet saya waktu itu tidak mengandung barang berharga kecuali surat-surat penting. uang juga cuma 60ribuan. maklum anak miskin. tapi anehnya, walau sudah ditunggu satu minggu dompet itu nggak mau balik ketempat saya. mungkin besok harus dipasangi kaki biar bisa jalan sendiri. atau lebih logis besok saya beli dompet keluaran apple. biar entar ada aplikasi "where's my wallet" nya. jadi bisa dilacak kalo ilang.


oiya, dua atau tiga hari sebelumnya, netbook dn i-phone temen saya juga ilang. saya dan beberapa teman lain jadi menyimpulkan, masa liburan yang panjang memang tidak seharusnya membuat kita lengah. mentang-mentang lagi liburan teledornya kumat. barang berharga apapun itu harus dijaga. khusus buat dompet, lebih baik selalu diingat dan diperhatikan dimana menaruh dikamar maupun ketika bepergian. kadang karena kita telah sangat terbiasa dengan dompet, kita jadi menyepelekannya. jam tangan dan hape juga barang yang riskan ketelingsut alias keselip dan berujung pada kehilangan. kadang kehilangan barang semacam itu terjadi hanya karena kita tidak teliti.



saya menyarankan dan akan selalu menyarankan. WASPADALAH DAN TELITILAH!

walaupun hanya hal kecil, kehilangan itu akan memberikan trauma dan perasaan sakit yang mendalam. misalnya seperti ketika saya kehilangan celana jeans di londrian dan rompi pemberian calon mertua enggak tau dimana. taik! dalem banget nyeseknya.


ini nih, karena tingkat pencurian yang tinggi, sampek dipasang himbauan didepan rumah pink sodara:




so, let's start to live safety !

No comments :

Post a Comment

Followers