May 23, 2011

SUSAH SEKALI JADI ANGKATAN TUA

"Ya Allah, semoga saya cepat lulus, amin" begitu status yang saya pajang di jejaring sosial facebook hari ini. tadi siang. saya cukup kaget sebab banyak yang kasih jempol dan memberi komen amin, amin, atau nimbrung doa, "saya juga". tadinya keheranan saya hampir hilang, hingga saya lihat mama saya juga kasih jempol untuk status saya itu. dan tiba-tiba saat itu entah saya lagi melo atau bagaimana mata saya terasa panas dan saya sedikit lemas, lalu malah muncul keputusasaan yang menyakitkan.


saya akan mencoba menggambarkan posisi saya saat ini. mungkin sebagai seorang perempuan, saya bukan sampel perempuan yang benar. sebab saya bukan termasuk perempuan yang bisa melakukan banyak pekerjaan dalam satu waktu. katanya kan sebab otak laki-laki lebih simpel, mereka hanya bisa mengerjakan dan berkonsentrasi pada satu pekerjaan, sayapun ternyata demikian. sehingga kewajiban skripsi ini benar-benar membuat saya tertekan. jujur saja, saya kesulitan mengembangkan ide tentang tema skripsi yang saya pilih. tadinya saya berpikir bahwa tema ini mudah, tetapi saya lupa kalau saya tidak pernah mendalami tema ini. saya sudah bodoh dari awal.


kegalauan mulai muncul semenjak saya menyusun latar belakang. saya baru berhasil menyelesaikannya selama hampir 1 bulan. dan setelah itupun saya masih stagnan dengan kerangka pemikiran hingga sekarang. saya mungkin bodoh. entah karena terlalu banyak mengkonsumsi msg, atau karena saya kebanyakan tidur, saya merasa otak saya bukannya makin berkembang dan menjadi semakin cerdas, tapi malah semakin menyusut. saya semakin bodo dan blo'on. respon saya semakin lambat begitu juga dengan daya pemahaman. saya pun semakin frustasi dan memilih untuk kembali ke kasur. ya. semakin sering menghabiskan waktu dengan tidur atau tidur-tiduran.


tapi saya juga semakin tertekan dengan pola pelarian saya dari kebodohan. saya merasa penat karena tidak produktif. saya pun mulai mencari kegiatan lain untuk pelarian. termasuk usaha mencari beasiswa, dan kegiatan menjahit atau aktivitas ibu-ibu pkk lainnya. dan ternyata saya menikmatinya. saya menjadi senang berkreasi membuat kerajian yang sangat tidak rapi. yang penting kan saya punya alasan untuk tidak mengerjakan skripsi. kegiatan ini terus berlanjut, berlanjut..


dan sampailah pada titik ini. titik dimana saya muali jenuh. saya menjadi sadar bahwa saya tidak boleh lari lagi. tapi di satu sisi hasrat untuk mengerjakan huruf demi huruf, lembar demi lembar skripsi ini tak kunjung datang. mata saya juga tak pernah mau berkompromi. satu paragraf buku referensi saja sudah cukup membuat saya "pingsan" satu sampai dua jam.


saya semakin gusar dan kecewa dengan keadaan diri saya. saya mem push agar saya bisa segera menyelesaikan bab 1 saja terlebih dahulu. tapi tetap saja semua begitu sulit. apalagi saya sedang memiliki banyak keinginan yang mau tidak mau harus saya penuhi. saya sedang sangat impulsif. begitulah...


tiba-tiba nama mama saya muncul dalam status saya. saya pun mulai berpikir kembali. saya ingin menata data ini. lembaran elektronik ini. agar cepat usai dan mama tak lagi capek menunggu di rumah. menunggu saya pulang membawa surat undangan wisuda.


ah, sulit sekali menjalani kehidupan sebagai angkatan tua....!

No comments :

Post a Comment

Followers