April 07, 2011

tantangan terbesar untuk menjadi orang yang hidup di kota besar adalah menjadi seorang gila belanja atau shopaholic. jika banyak celetukan para eks-perantau Jakarta yang berkata bahwa gaji sebesar apapun tak akan cukup untuk membiayai hidup di kota metropolitan itu, maka mungkin pernyataan mereka itu tak juga salah. film berjudul "A Confession of A Shopaholic" adalah salah satu "realitanya".

Film merupakan bentuk imajinasi dari manusia. Dalam konteks ini, manusia adalah script writer atau penulis naskah. tentu ide yang mereka dapatkan tak akan jauh pula dari realitas. tidak semua film memang mengangkat realitas, tetapi saja sependapat jika hampir semua film, terutama produksi tahun 2000 ke atas selalu membawa kritik sosial bagi masyarakat. walaupun mereka juga tetap tak netral. 


Rebecca Bloomwood adalah nama tokoh utama dalam film ini.(to be continued)--> geje banget sih disss!!! Gue:"abis tiba2 gak mood nulis. sabar ea...

1 comment :

  1. blog walking....
    emhhh kalau boleh saya sotoy, ini semacam awalan dari skripsi yang berjudul: representasi perempuan modern dalam film A Confession of A Shopaholic, hehehe sebuah studi penelitian kualitatif dengan pendekatan semiotika barthes mengenai representasi perempuan modern dalam film A Confession of A Shopaholic.

    nice,

    ReplyDelete

Followers